Belum lama ini, pembicaraan mengenai OSIS tengah banyak diperbincangangkan, terutama melalui Twitter. Mereka membicarakan mengenai kesewenang-wenangan dari para pengurus OSIS yang pernah mereka lihat atau alami.
Pembicaran ini tentu tidak muncul begitu saja. Hal ini dimulai dengan cuitan dari seorang pengguna Twitter yang menanyakan kewajaran dari pengalaman buruk yang dialaminya mengenai tindakan OSIS yang menurutnya melewati batas.
"wdyt (what do you thing)? menurut kalian OSIS punya hak ga sih untuk meriksa hp orang lain? konteksnya tuh hp-nya kena razia di sekolah, terus pihak OSIS ngebuka wa (whatsapp), instagram, galeri, history, google, terus sebagian dari mereka ada yang nyebarin ke orang-orang yang ada di sekolahan tentang apa aja yang mereka lihat di hp tersebut, itu hal yang wajar gak sih? "
Begitulah isi cuitannya. Cuitan tersebut kemudian di re-tweet lebih dari 1500 kali, dan lebih dari 3000 kali di quote tweets oleh sesama pengguna twitter. Bahkan, kata kunci OSIS sempat masuk ke jajaran trends di twitter, dan selama beberapa menit menempati posisi pertama.
Pengguna twitter ramai-ramai berkomentar di postingan tersebut. Mereka memberikan opininya berkaitan dengan kasus tersebut. Secara garis besar, mereka jelas mengecam perilaku itu dan kecewa dengan perilaku OSIS yang demikian.
Melalui ramainya postingan ini, banyak pihak yang mulai mempertanyakan mengenai kewenangan dan peran OSIS yang sebenarnya. Sebab, kejadian seperti ini tidak hanya terjadi sekali saja di satu tempat. Beberapa komentar pun menuturkan pengalaman serupa yang berkaitan dengan perilaku pengurus OSIS yang dianggap tidak sesuai dan melewati batas kewenangannya.
Yuk kita simak lebih dalam mengenai pengertian, tugas, dan kewenangan dari OSIS!
1. Pengertian OSIS
Osis merupakan kepanjangan dari Organisasi Siswa Intra Sekolah. Umumnya organisasi ini berada di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Akhir (SMA). Dalam
1.1. Secara Semantis :
Secara semantis, pengertian OSIS disebutkan bahwa OSIS merupakan organisasi kesiswaan di sekolah. OSIS merupakan organisasi yang dijadikan sebagai alat pembinaaan kesiswaan di lingkungan sekolah. OSIS merupakan singkatan dari Organisasi Intra Sekolah. Masing-masing kata memiliki pengertian, seperti yang tertuang dalam Surat Keputusan DIrektur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 226/C/Kep/0/1992OSIS sebagai berikut :
A. Organisasi
Secara umum kata organisasi berarti kelompok kerja sama yang melibatkan pribadi untuk mencapai sebuah tujuan bersama.Organisasi dalam hal ini dimaksudkan sebagai satuan atau kelompok kerjasama yang dibentuk dalam usaha mencapai tujuan bersama. Dalam organisasi selalu akan ada kerja sama antar anggota.
B. Siswa
Siswa adalah peserta didik pada satuan pendidikan dasar dan menengah. Siswa juga berari orang yang memang mendaftarkan atau datang dan kemudian menjadi bagian dari suatu lembaga sekolah guna mendapatkan ilmu sesuai dengan jenjang yang diinginkan.
C. Intra
Intra berarti terletak di dalam dan di antara. Dalam pengertian OSIS, intra berartikan bahwa OSIS merupakan organisasi siswa yang ada di dalam dan di lingkungan sekolah tersebut. Tujuan bersama yang hendak dicapai juga tak lain demi kepentingan siswa sekolah yang bersangkutan.
D. Sekolah
Sekolah adalah satuan pendidikan tempat diselenggarakannya kegiatan belajar mengajar, yang dalam hal ini merupakan sekolah dasar dan sekolah menengah atau sekolah/madrasah sederajat.
2. Secara Organis
Osis adalah satu-satunya wadah organisasi siswa yang sah di sekolah. Oleh karena itu, setiap sekolah wajib membentuk Organisasi Siwa Intra Sekolah ( OSIS ), yang tidak mempunyai hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah lain ,serta tidak menjadi bagian/ alat dari organisasi lain yang ada di luar sekolah.
OSIS digunakan untuk mewujudkan tujuan bersama yang mana demi kepentingan sekolah yang bersangkutan, sekaligus sebagai wadah pembinaan kesiswaan dalam lingkungan sekolah.
3. Secara Fungsional
Dalam rangka pelaksanaan kebijaksanaa pendidikan, khususnya dibidang pembinaan kesiswaan, arti yang terkandung lebih jauh dalam pengertian OSIS sebagai salah satu dari empat jalur pembinaan kesiswaan, disamping ketiga jalur yang lain yaitu : latihan kepemimpinan, ekstrakurikuler, dan wawasan wiyata mandala.
4. Secara Sistemik
Apabila OSIS dipandang sebagai suatu sistem, berarti OSIS sebagai tempat kehidupan berkelompok siswa yang bekerjasama dalam mencapai tujuan bersama.
Dalam hal ini OSIS dipandang sebagai suatu sistem, dimana sekumpulan siswa mengadakan koordinasi dalam upaya menciptakan suatu koordinasi dalam upaya menciptakan suatu sistem organisasi yang nantinya mampu bersama-sama mencapai tujuan bersama.
2. Struktur Perangkat OSIS
Dalam strukturnya, OSI memiliki beberapa perangkat. Perangkat OSIS terdiri dari pembina OSIS, perwakilan kelas (MPK) dan pengurus OSIS.
2.1. Pembina OSIS
Pembina OSIS terdiri dari Kepala Sekolah sebagai ketua, Wakil kepala sekolah sebagai wakil ketua, dan guru sebagai anggota. Biasanya OSIS juga memiliki tim pembinaan khusus yang berada dibawah tim kesiswaan sekolah. Beberapa guru juga biasanya dipilih secara khusus untuk menjadi guru pembimbing untuk memastikan maksud dan kepentingan dari tujuan bersama OSIS dapat terwujud dengan baik.
2.2. Perwakilan Kelas (MPK)
MPK atau Majelis Perwakilan Kelas merupakan suatu badan yang berada di atas OSIS secara sistem/ struktur organisasi. MPK biasanya terdiri dari 2 anak perwakilan dari setiap kelas. Jumlah MPK biasanya bergantung dengan jumlah kelas yang ada.
MPK merupakan badan yang akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja dan jalannya kegiatan organisasi dari OSIS. MPK juga berusaha memastikan strategi dan tindakan OSIS tetap selaras dengan tujuan bersama yang telah ditetapkan.
2.3. Pengurus OSIS
Pengurus OSIS merupakan beberapa anak yang mengajukan diri, dipilih dan kemudian terpilih menjadi bagian dari bagian pengurus OSIS. Pengurus OSIS akan bertanggung jawab untuk menjalankan tugas dan kewajibannya selama masa jabatan yang ditentukan. Tugas dan kewajiban dari pengurus OSIS mengacu pada tujuan bersama dan demi kepentingan sekolah beserta seluruh warga sekolah.
3. Syarat Pengurus OSIS
Menjadi pengurus OSIS bukanlah suatu hal yang mudah. Pengurus OSIS memegang suatu tanggung jawab yang perlu dipertanggung jawabkan. Maka dari itu, berikt beberapa persyaratan dasar untuk menjadi pengrurus OSIS ;
- Memiliki budi pekerti yang baik
- Memiliki kemampuan sebagai pemimpin
- Memiliki kemauan, kemampuan dan pengetahuan yang memadai
- Memiliki etos kerja dan semangat yang tinggi
- Dapat bertanggung jawab atas tugas dan tanggung jawabnya
- Memiliki kemampuan yang baik dalam mengatur waktu, sehingga tidak menggangu pelajaran
- Memiliki nilai secara akademis yang cukup baik
- Memiliki hubungan yang baik dengan seluruh warga sekolah
4. Fungsi Pengurus OSIS
Salah satu ciri pokok suatu organisasi ialah memiliki berbagai macam fungsi. Demikian pula OSIS sebagai suatu organisasi memiliki pula beberapa fungsi dalam mencapai tujuan.
Sebagai salah satu jalur dari pembinaan kesiswaan,fungsi OSIS adalah :
1. Sebagai Wadah :
Organisasi Siswa Intra Sekolah merupakan satu-satunya wadah kegiatan para siswa di sekolah bersama dengan jalur pembinaan yang lain untuk mendukung tercapainya pembinaan kesiswaan.
2. Sebagai Motivator :
Motivator adalah perangsang yang menyebabkan lahirnya keinginan dan semangat para siswa untuk berbuat dan melakukan kegiatan bersama dalam mencapai tujuan.
3. Sebagai Preventif :
Apabila fungsi yang bersifat intelek dalam arti secara internal OSIS dapat menggerakkan sumber daya yang ada dan secara eksternal OSIS mampu beradaptasi dengan lingkungan, seperti menyelesaikan persoalan perilaku menyimpang siswa dan sebagainya.
Dengan demikian secara prepentif OSIS ikut mengamankan sekolah dari segala ancaman dari luar maupun dari dalam sekolah. Fungsi preventif OSIS akan terwujud apabila fungsi OSIS sebagai pendorong lebih dahulu harus dapat diwujudkan
5. Tugas dan Kewajiban Pengurus OSIS
Sebagai pengurus OSIS tentu memiliki berbagai tugas dan kewajiban yang perlu dilaksanakan seperti ;
- Menyusun dan melaksanakan program kerja sesuai dengan program kerja yang telah ditetapkan pada rapat pleno.
- Menyelenggarakan program kerja sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga OSIS.
- Memastikan adanya rasa aman, nyaman dalam lingkungan sekolah.
- Memastikan
- Ikut berusaha mewujudkan tujuan sekolah pada para siswa maupun pada kegiatan belajar mengajar.
- Memastikan lingkungan sekolah sebagai lingkungan yang suportif , kondusif, dan membangun bagi seluruh warga sekolah.
- Selalu menjunjung tinggi nama baik, kehormatan, dan martabat sekolah.
- Menjadi representatif nyata dari siswa dan sekolah.
- Mendengarkan aspirasi dari anggota OSIS lainnya, sekaligus menjadi perantara hubungan siswa dan sekolah.
- Mengembangkan potensi siswa melalui program kerja yang dijalankan.
- Mempertanggung jawabkan seluruh program kerja yang telah dilaksanakan.
6. Kewenangan Pengurus OSIS
Semua siswa merupakan anggota dari Organisasi Intra Sekolah (OSIS). Pengurus OSIS merupakan representatif nyata dari para siswa yang memiliki tanggung jawab lebih sebagai pengurus. Namun pada hakikatnya, mereka adalah anggota OSIS yang memilih, dipilih , dan terpilih karena dirasa mampu memikul tanggung jawab lebih.
Kewenangan pengurus OSIS adalah sebagai perantara antara tujuan sekolah dengan para siswa yang mungkin masing-masing memiliki tanggung jawab yang berbeda. Pengurus OSIS dapat membantu untuk menyampaikan, mendelegasikan, dan membantu mewujudkan tujuan tersebut melalui sistem yang diusulkan, atau melalui program kerja yang dilaksanakan. Kewenangan pengurus OSIS dan jalur perizinan dari setiap sekolah berbeda-beda.
Namun, kewenangan pengurus OSIS ialah sebatas sesama siswa/ sesama anggota yang ditugaskan memiliki tanggung jawab sebagai pengurus. Pengurus OSIS pada akhirnya juga perlu diberikan pendampingan oleh kepala sekolah dan wakilnya, dibimbing secara langsung oleh pembina OSIS dan diawasi secara merinci oleh perwakilan kelas atau disebut sebagai MPK.
Setelah melihat lebih jelas mengenai Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), kamu dapat lebih kritis untuk menyikapi berbagai tindakan yang dilakukan OSIS. Kamu dapat mengetahui dengan jelas mengenai batasan, tugas, dan kewenangan dari pengurus OSIS. Kamu juga dapat sadar mengenai perananmu sebagai pengurus OSIS.
Selain itu, kamu juga dapat lebih hati-hati ketika menjadi pengurus OSIS. Menjadi pengurus OSIS adalah sebuah amanat akan tanggung jawab, bukan untuk merasa hebat dan lebih memiliki kuasa.
Pengurus OSIS adalah orang-orang pilihan yang perlu mewujudkan tugas dan kewajibannya, merealisasikan fungsinya, mendelegasikan tujuan sekolah, serta mewujudkan lingkungan sekolah yang nyaman, aman, dan suportif bagi seluruh warga sekolah, tanpa melewati batas kewenangannya sebagai pengurus OSIS.
youtube: youtube : videos : videoodl.cc - Vimeo
ReplyDeleteVideo Games, movies, TV channel, YouTube. Watch YouTube Video Games, Movies, TV channel, YouTube. mp3 juice SEGAMING HONEST VIDEOS (HONEST VIDEOS).