Skip to main content

Alopecia, Kanker Bikin Botak? Cek Cara Donasi Rambut dan Bagikan Semangat!


Sering banget kita mendengar mengenai kanker dan kebotakan, seakan kanker memang sepaket dengan kebotakan. Sebenarnya, kanker dan kebotakan tidak ada hubungan secara khusus. Kanker tidak akan menyebabkan kebotakan. Namun, pengobatan kanker akan memberikan beberapa efek samping, salah satunya adalah kebotakan. 

Ada beberapa treatment yang biasanya dianjurkan dokter untuk penyembuhan pasien kanker, salah satunya adalah kemoterapi. Nah, kemoterapi inilah yang pada akhirnya memberikan efek samping berupa kebotakan.

Pengobatan kanker dengan kemoterapi memanfaatkan obat-obatan keras yang diharapkan dapat menghambat pertumbuhan dan membunuh sel-sel kanker yang berkembang dengan sangat cepat di dalam tubuh. 

Sayangnya, obat-obatan tersebut juga dapat menyerang sel-sel dan jaringan tubuh yang normal. Dalam hal ini, obat-obatan tersebut juga menyerang sel yang berada di akar rambut. Hal inilah yang kemudian menyebabkan kerontokan hingga botak.

Memang tidak semua pasien yang melakukan kemoterapi akan mengalami kebotakan. Namun, sekitar 60-65% pasien kanker yang menjalani kemoterapi akan mengalami hal ini. 

Tidak hanya kanker, ada juga sebuah kondisi kebotakan permanen yang disebabkan oleh penyakit autoimun. Namanya adalah, alopecia areata. Pada alopecia areata, sistem imun tubuh menyerang dan merusak folikel rambut sehingga menyebabkan kerontokan dan kebotakan.

Kondisi ini tidak selalu berupa botak total, bisa juga berupa botak sebagian seperti pitak. Seperti penyakit autoimun lainnya, penyakit ini belum ada obatnya. Penyakit ini hanya dapat diusahakan untuk dikendalikan, namun tidak dapat disembuhkan total. 

Maka dari itu, mereka yang mengalami kebotakan karena penyakit autoimun ini akan merasakannya secara permanen, tidak seperti pada pengidap kanker yang hanya sementara. 


Yuk coba donasikan rambutmu, dan berikan mereka semangat dan kepercayaan diri melalui donasi rambut yang kamu berikan!


1. Mengenai Donasi Rambut

Donasi rambut sudah banyak diketahui oleh masyarakat, namun informasi mengenai hal ini memang belum terlalu masif. Donasi rambut merupakan bentuk donasi dalam rupa rambut. Donasi rambut ini merupakan salah satu jenis donasi organ yang dapat kamu lakukan ketika kamu masih hidup, tidak seperti beberapa jenis donasi organ lainnya.

Saat ini, sudah banyak organisasi sosial/ yayasan yang sering mengadakan acara pemotongan rambut massal untuk donasi. Selain itu, mereka juga biasanya menyediakan layanan untuk menerima donasi rambutmu.

Kemudian, organisasi tersebut akan menjahit rambut yang kamu donasikan untuk dijadikan wig bagi mereka yang dirasa memerlukan wig ini. Umumnya yayasan-yayasan memberikan wig kepada para pengidap kanker dan alopecia areata. 

2. Cara Mendonasikan Rambut




Mendonasikan rambut tidaklah susah. Berikut langkah-langkah yang dapat kamu lakukan bila hendak mendonasikan rambut ;
  1. Memastikan rambutmu dalam kondisi bersih, kering, sehat dan tidak diwarnai/ bleached.
  2. Ikat rambutmu menjadi 2 bagian menggunakan karet/ ikat rambut. Hal ini dilakukan agar rambutmu tidak berantakan ketika dipotong. ( Yayasan/organisasi terkait biasanya tidak akan menerima rambut yang telah berserakan )
  3. Gunting/potong rambutmu tepat di atas ikat rambut, dengan panjang minimal sesuai dengan yayasan/organisasi tempat kamu akan berdonasi. ( biasanya min. 20 cm, 25cm 30cm , berbeda-beda tiap organisasi/yayasan)
  4. Masukkan rambut yang telah dipotong ke dalam plastik ziplock/ plastik klip.
  5. Bungkus dengan rapi dan tambahkan alamat yayasan/organisasi tempat kamu akan berdonasi di bagian depan paket.
  6. Kirim paket donasi rambutmu sesuai dengan alamat yang telah kamu tulis di bagian depan paket, dan kamu telah berhasil mendonasikan rambutmu.

3. Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Mau Donasi Rambut

  1. Cari tahu mengenai yayasan/organisasi tempat kamu akan mendonasikan rambutmu. Cari tahu mengenai latar belakang yayasan, ke mana mereka akan menyalurkan, dan hal-hal lain yang dapat meyakinkanmu bahwa rambut yang kamu donasikan melalui mereka akan diolah dan disalurkan dengan baik serta tepat sasaran.
  2. Setelah menentukan yayasan/ organisasi untuk mendonasikan rambut, cari tahu ketentuan rambut dari setiap yayasan. Setiap yayasan/organisasi biasanya memiliki ketentuan sendiri yang berbeda-beda ( terutama mengenai panjang rambut minimum ). Pengecekan ulang mengenai ketentuan rambut sangat penting dilakukan untuk memastikan bahwa rambut yang kamu donasikan benar-benar dapat mereka olah menjadi wig yang kemudian bisa disalurkan kembali.
  3. Pastikan alamat yang kamu cantumkan di paket telah sesuai dengan alamat dari yayasan/ organisasi tersebut.
  4. Pastikan dan konfirmasi terlebih dahulu kepada yayasan/organisasi terkait mengenai program donasi rambut. Dalam kondisi pandemi Covid-19, beberapa yayasan menutup donasi rambut untuk waktu yang belum ditentukan.

4. Yayasan/ Organisasi Sosial Yang Menerima Donasi Rambut

Banyak sekali yayasan/organisasi sosial yang dapat kamu pilih untuk menyalurkan donasi rambutmu menjadi sebuah semangat bagi orang lain.

 Namun, memang belum terlalu banyak yayasan/organisasi seperti itu di Indonesia. Selain itu, biasanya rambut yang diterima di yayasan/organisasi sosial Indonesia memiliki panjang minimum rambut yang cukup panjang, yaitu berkisar dari 20cm-40cm. 

Sedangkan yayasan serupa di luar negeri bisa menerima rambut dengan panjang hanya 15cm saja, sebab mereka memiliki keahlian dan peralatan yang lebih canggih untuk menjahit dan menyatukan rambut-rambut yang diterima.

Berikut beberapa yayasan/organisasi sosial berlokasi di Indonesia yang menerima donasi rambut :
   
        1. Rambut Untuk Harapan
        Alamat : 
            Jl. Tirta Tawar No.67
            Kutuh Kaja, Ubud
            Gianyar
            Bali , 80571
        Min. Panjang rambut : 28cm 
        Media sosial/ website :
 

        2. YKAKI ( Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia )
        Alamat :
            Jl. Percetakan Negara XI No. 129 
            Cempaka Putih 
            Kota Jakarta Pusat
            DKI Jakarta, 10570
        Min. panjang rambut : 20cm
        Media sosial/website :

        3. YKI ( Yayasan Kanker Indonesia )
        Alamat : 
            Jl. Dr. GSSJ Ratulangi No.35,
            RT.2/RW.3
            Gondangdia, Menteng,
            Kota Jakarta Pusat,
            DKI Jakarta
         Min. panjang rambut : 25cm
        Media sosial/website :


Berikut beberapa yayasan/organisasi sosial berlokasi di luar Indonesia yang menerima donasi rambut :

        1. Pantene Beautiful Lenghts
        2. Official Little Princess Trust
        3. Locks of Love
        4. Wigs for Kids
        5. Hair We Share
        6. Children With Hair Loss


Semua akses dan kesempatan telah kamu miliki untuk bisa mendonasikan rambutmu. Yuk, kita bersama-sama memberikan dukungan bagi mereka yang tidak seberuntung kita untuk boleh masih memiliki rambut yang indah. 
 Keberadaan rambut mungkin tidak menjadi hal spesial untukmu, namun rambutmu bisa menjadi kebahagiaan yang luar biasa bagi orang lain.







Comments

Popular posts from this blog

The Platform : Ketika Isu "Spontanous Solidarity" Diangkat Dalam Cerita Yang Menarik #NontonApaHariIni

    Film "The Platform" merupakan sebuah film garapan Galder Gaztelu-Urrutia yang tayang di Netflix mulai 20 Maret 2020. Film ini dengan kuat mengangkat isu mengenai "Spontanious Solidarity", yang mana dalam film ini solidaritas yang dimaksud digambarkan dalam bentuk makanan.     Berikut merupakan sinopsis singkat mengenai film ini ; Goreng bangun di sebuah tempat misterius, penjara yang kejam, jumlah level yang tidak diketahui.Di sana, makanan diturunkan dengan sebuah Platform. Ketika orang-orang di atas menjadi egois dan makan apa pun yang mereka inginkan, sedangkan orang-orang di bawah tidak mendapatkan makanan sama sekali. Sebuah perjuangan yang tidak manusiawi untuk bertahan hidup, tetapi juga kesempatan untuk solidaritas. Lalu, apa yang menarik dari film ini? Setiap bulan, mereka akan ditempatkan di level yang baru. Tentunya, semua penghuni penjara mengerikan tersebut sangat ingin berada di level atas, karena makanan didatangkan dari atas. Orang-orang yang men...

OSIS Melewati Batas Privasi, Yuk Kenali Tugas, Kewenangan OSIS!

      Belum lama ini, pembicaraan mengenai OSIS tengah banyak diperbincangangkan, terutama melalui Twitter. Mereka membicarakan mengenai kesewenang-wenangan dari para pengurus OSIS yang pernah mereka lihat atau alami.  Pembicaran ini tentu tidak muncul begitu saja. Hal ini dimulai dengan cuitan dari seorang pengguna Twitter yang menanyakan kewajaran dari pengalaman buruk yang dialaminya mengenai tindakan OSIS yang menurutnya melewati batas.  " wdyt (what do you thing)? menurut kalian OSIS punya hak ga sih untuk meriksa hp orang lain? konteksnya tuh hp-nya kena razia di sekolah, terus pihak OSIS ngebuka wa (whatsapp), instagram , galeri, history,   google, terus sebagian dari mereka ada yang nyebarin ke orang-orang yang ada di sekolahan tentang apa aja yang mereka lihat di hp tersebut, itu hal yang wajar gak sih? " Begitulah isi cuitannya. Cuitan tersebut kemudian di re-tweet lebih dari 1500 kali, dan lebih dari 3000 kali di quote tweets oleh sesama pen...

Saling Percaya ?Ini Makna Saling Percaya Yang Sering Terlewat

           Setiap manusia tidak bisa hidup sendiri dan memerlukan orang lain. Hubungan antar personal bukanlah suatu hal yang mudah untuk dibangun terlebih dijaga. Untuk menjaga suatu hubungan dibutuhkan sikap saling percaya. Sebelum kita cari tahu makna sebenarnya dari saling percaya, yuk kita simak apa sih anggapan umum dari "Saling Percaya" dalam berbagai jenis hubungan. 1. Makna Umum "Saling Percaya"     1.1 Dalam Hubungan Keluarga               Dalam hubungan keluarga, kamu seringkali mendengar ungkapan saling percaya untuk menggambarkan bahwa kalian sebagai keluarga memiliki niat yang baik satu sama lain. Bahwa kalian sangat mementingkan kepentingan anggota keluarga kalian.  "Keluarga pasti memberikanmu yang terbaik untukmu, tidak mungkin berniat buruk", begitu katanya.  Sering dengar bukan? Seperti ketika kamu diminta untuk lebih rajin belajar, diminta masuk ke jurusan yang diinginkan keluar...